POTENSI KINI KEDEPAN SDA DEMPLOT TANAMAN KONSERVASI

Gambar

POTENSI KINI KEDEPAN SDA DEMPLOT TANAMAN KONSERVASI

 

Kawasan Demplot percontohan tanaman konservasi ini cukup strategis,disamping kesuburan tanahnya terjamin juga berada di Kawasan Hulu Sungai Aek Latong dan Siancing. Kawasan ini cukup kaya akan Sumber Daya Alamnya. Bukan hanya Sumber Daya Alam yang tidak terbaharukan seperti Timah,tetapi masih banyak Sumber Daya Alam yang cukup potensial dikembangkan untuk meningkatkan nilai Ekonomi Masyarakat sekitar. Misalnya tanaman hasil hutan seperti Rotan,Asam Gelugur,Aren,Pohon Nangka dan tanam-tanaman Herbal lainnya.

 

Demplot percontohan Tanaman Konservasi ini memiliki luas ± 1 ha dan keberadaannya sekitar 780 Meter diatas Permukaan Laut dengan jarak tempuh 3 Kilo meter dari Desa Lumban Dolok. Demplot ini akan ditanami tanaman Konservasi Bernilai Ekonomi,Misalnya: Pohon Damar,Pohon Gaharu,Pohon Ingul dan Pohon Kemenyan. Diperkirakan dengan luas lahan ± 10.000 Meter membutuhkan bibit tanaman 400 batang pohon dengan jarak tanam 4 X 5 Meter.

 

Dalam mewujutkan Demplot percontohan tanaman Konservasi ini,Persatuan Naposo Nauli Bulung (PNNB) Desa Lumban Dolok dengan JATAM Madina mengajak masyarakat Desa Lumban Dolok bekerja sama melakukan Konservasi hutan. Untuk kebutuhan Bibit tanaman Konservasi ini tidak terlepas dari peran penting Balai Konservasi Taman Nasional Batang Gadis yang sudah memiliki pengalaman dan pemahaman tentang Konservasi Lahan dan Hutan.

 

Tanaman Konservasi bernilai Ekonomi adalah,jenis tanaman yang memiliki Multi Guna,seperti Asam Gelugur,pohon ini tidak hanya karena memiliki batang yang besar dan dapat menahan debit air. Tetapi pohon ini juga memproduksi buah yang bisa di pasarkan dengan harga yang cukup lumayan mahal. Misalnya di desa lumban dolok,dalam satu batang pohon dapat menghasilkan 400 kg dengan harga Rp 8.000 / kg dengan proses musim panen 3 kali dalam setahun.

 

Peran pentingnya Konservasi Hutan ini dilakukan karena hutan merupakan paru-paru Dunia yang sangat penting dijaga kelestariannya. Keberadaan Hutan yang tetap terjaga kelestarianya dapat mengantisipasi terjadinya bencana Banjir,Longsor dan Erosi. Hutan juga dapat berkonstribusi langsung meningkatkan kebutuhan Ekonomi Masyarakat sekitar melalui tanaman Konservasi bernilai Ekonomi.